Rabu, November 22

Tanda Tangan Digital (eSignature) Dan Kedudukan Hukum

0

“Tanda Tangan Digital adalah sebuah skema matematis yang memiliki keunikan dalam mengidentifikasikan seorang (subjek hukum) di dunia digital”

AWAKAWAI.COM – Tanda Tangan Digital (eSignature) telah kita bahas sebelumnya, Tanda Tangan Digital ? Untuk Apa?. Tanda Tangan digital ini akan berfungsi sebagai alat autentikasi dan verifikasi, dapat digunakan untuk melakukan Identifikasi penandatangan Keutuhan dan keaslian sebuah informasi elektronik.

Secara hukum penggunaan Tanda Tangan Digital (eSignature),  sudah di atur dalam undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan Peraturan Pemerintah nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE).

Tanda Tangan Digital (eSignature) adalah tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi. Penanda Tangan adalah subjek hukum yang terasosiasikan atau terkait dengan Tanda Tangan Elektronik.

Penyelenggara Tanda Tangan Digital adalah badan hukum yang berfungsi sebagai pihak terpercaya yang memfasilitasi pembuatan Tanda Tangan Digital. Pendukung Layanan Tanda Tangan Digital adalah badan hukum yang berfungsi sebagai pihak pendukung terselenggaranya penggunaan Tanda Tangan Elektronik.

Pada sisi keamanan penggunaan Tanda Tangan Digital, Data Pembuatan Tanda Tangan Digitaladalah kode pribadi, kode biometrik, kode kriptografi, dan/atau kode yang dihasilkan dari pengubahan tanda tangan manual menjadi Tanda Tangan Digital, termasuk kode lain yang dihasilkan dari perkembangan Teknologi Informasi.

Asfek Hukum tanda Tangan Digital (Foto:Kominfo.go.id)

Kedudukan Tanda Tangan Digital

Tanda Tangan Digital Memiliki Kekuatan dan Akibat hukum yang sah, apabila memenuhi Syarat:

  1.  Data pembuatan Tanda Tangan Digitalterkait hanya kepada Penanda Tangan
  2. Data pembuatan Tanda Tangan Digitalpada saat proses penandatanganan elektronik hanya berada dalam kuasa Penanda Tangan
  3. Segala perubahan terhadap Tanda Tangan Digitalyang terjadi setelah waktu penandatanganan dapat diketahui
  4.   Segala perubahan terhadap Informasi Elektronik yang terkait dengan Tanda Tangan Digitaltersebut setelah waktu penandatanganan dapat diketahui
  5. Terdapat cara tertentu yang dipakai untuk mengidentifikasi siapa Penandatangannya
  6. Terdapat cara tertentu untuk menunjukkan bahwa Penanda Tangan telah memberikan persetujuan terhadap Informasi Elektronik yang terkait.

Jenis Tanda Tangan Elektronik

A. Tersertifikasi

  • Dibuat dengan menggunakan jasa penyelenggara sertifikasi elektronik.
  • Dibuktikan dengan sertifikat elektronik.

B. Tidak tersertifikasi

  • Tanda Tangan yang dipindai

Tanda Tangan Digital tidak tersertifikasi tetap mempunyai kekuatan nilai pembuktian meskipun relative lemah karena masih dapat ditampik oleh yang bersangkutan atau relatif dapat dengan mudah diubah oleh pihak lain. Terdapat rentang kekuatan nilai pembuktian dari Tanda Tangan Digitalseperti Tanda tangan manual yang dipindai, sampai dengan Tanda Tangan Digitalyg diterbitkan oleh penyelenggara Sertifikat Eektronik tersertifikasi.

Jika terjadi penyalahgunaan pada Tanda Tangan Digital (eSignature), beban pembuktian ada di Penyelenggara Sertifikat Eektronik.

Sumber : Materi Roadshow Sivion (Sivion.id)

GET AWAKAWAI.COM OFFICIAL UPDATE

We Are Not Sending SPAM Please Register Email

Keep Your Email Alert Stay Away And Will Not Be Publish

Share.