Mengenal Framework CodeIgniter (CI)


Framework sudah kita bahas pada artikel sebelumnya disini, dan artikel kali ini kita akan membahas salah satu framework yang menarik dan mudah dalam penggunaannya. CodeIgniter Framework yang akan kita bahas dalam tulisan kali ini.


Mengenal Framework CodeIgniter.

CodeIgniter merupakan framework yang bekerja dengan metode MVC dengan flatform bahasa pemrograman PHP. CodeIgnitier memikili lisensi yang free, bersifat bebas untuk digunakan, dicopy, dimodifikasi dan didistribusikan.

CodeIgniter sendiri pertama kali di perkenalkan oleh Rick Eliis  (CEO dari perusahaan Ellislab). CodeIgniter dilengkapi dengan class referensi (pusataka kode) dan helper referensi (kode pendukung lain) yang membantu programer web dalam pembangunan website. Dalam menggunakan aplikasi codeIgniter ini bukan lah hal  yang sulit karena diberikan petunjuk penggunaan melalui user guide dan didukung dengan forum diskusi dan kumunitas dari para pengguna codeIgniter sendiri.

Sekilas Informasi CodeIgniter :
  • Industri : Perangkat lunak & Pemrograman
  • Didirikan : Los Angeles, CA (2001)
  • Kantor pusat : Bend, Oregon
  • Tokoh penting : Rick Ellis, CEO; Derek Jones, CTO; Leslie Camacho, VP; Derek Allard, TA
  • Produk : ExpressionEngine, CodeIgniter, pMachinePro, Jasa EngineHosting
  • Situs web : ellislab.com

Cara Alur Kerja CodeIgniter (CI)
  1. File index.php sebagai file yang bertindak sebagai kontrol halaman depan. File ini menginisialisasi semua resource yang diperlukan untuk menjalankan CI atau halaman situs.
  2. Routing, memeriksa setiap request HTTP dan melakukan apa yang dilakukan terhadap request tersebut, tergantung rule yang ada.
  3. Apabila terdapat Cache maka sistem akan mengirimkan cache tersebut secara langsung ke browser tanpa harus melewati birokrasi secara normal.
  4. Sebelum membuka Aplication Controller, setiap request HTTP dan data yang dikirm oleh pengguna makan akan di filter terlebih dahulu melalui sebuah sistem pengamanan.
  5. Controller kemudian memuat seluruh resource, baik itu Model, Library maupun Helper yang digunakan untuk memproses request atau data yang dikirimkan.
  6. Tahapan terakhir adalah view, berfungsi me-render hasil olahan Controller dan mengirimkannya ke web browser. Apabila sistem cache diaktifkan maka view akan di cache terlebih dahulu.

Beberapa Keunggulan Code Igniter
  1. merupakan Aplikasi web Framework, sehingga proses pembuatan website menjadi lebih cepat dan meminimalkan kode-kode yang digunakan.
  2. memiliki Lisensi Gratis, sehingga bisa digunakan secara bebas/gratis.
  3. memiliki akses yangRingan, dengan sistem pustaka yang ramping sehingga akses menjadi lebih ringan dan cepat.
  4. Menggunakan motode MVC (model-view-controller), memisahkan antar logika (kode eksekudi dinamis) dan presentasi (kode-kode untuk tampilan)
  5. Menggunakan url yang bersih (url clean) dan mendukung untuk mesin pencari (search engine), dengan penulisan alamat konten yang sedeerhana/praktis.
  6. Dilengkapi dengan sistem pustaka dan pembantu, untuk bekerja dengan data, tampilan dan lain-lain.

MVC (Mode View Controller) adalah sebuah metode untuk manajemen aplikasi anda pada Model, View dan Controller.

Bagian dari MVC :

  • Model, Model mewakili struktur data. Biasanya model berisi fungsi-fungsi yang membantu seseorang dalam pengelolaan basis data seperti memasukkan data ke basis data, pembaruan data dan lain-lain.
  • View, View adalah bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Bisa di katakan berupa halaman web.
  • Controller, Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan view. Controller berisi perintah-perintah yang berfungsi untuk memproses suatu data dan mengirimkannya ke halaman web.
 Link download CodeIgniter



Mengenal Framework CodeIgniter (CI) Mengenal Framework CodeIgniter (CI) Reviewed by Chek 404 on Desember 04, 2014 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.